Amarah adalah emosi alami yang dimiliki setiap manusia. Namun, yang membedakan kita adalah bagaimana kita merespons emosi tersebut.
Dalam pengalaman saya sebagai coach, saya sering menemui klien yang merasa 'dikuasai' oleh amarah mereka. Mereka merasa tidak punya kontrol.
Dari Reaksi ke Respons
Kunci pertama adalah memahami perbedaan antara reaksi dan respons. Reaksi adalah otomatis—terjadi tanpa pemikiran. Respons adalah pilihan sadar yang kita buat setelah merenung sejenak.
Teknik sederhana yang bisa dipraktikkan: jeda 6 detik sebelum bereaksi. Dalam 6 detik itu, tarik napas dalam-dalam dan tanyakan pada diri sendiri: 'Apa yang sebenarnya aku butuhkan saat ini?'
Ini bukan tentang menekan emosi—melainkan memberi ruang untuk merespons dengan lebih bijak.